Kamis, 06 Januari 2011

Yas Budaya: Gerakan Anti Narkoba di Indonesia Stuck!

"Manner yang bagus bakalan jadi motivasi buat orang yg terpuruk karena kita merangkul mereka"

Yas Budaya, tidak salah jika lelaki berkumis ini digemari banyak muda-mudi di Kota Bandung dan beberapa kota lainnya. Bukan hanya karena ia seorang vokalis dari band rock Alone At Last yang sedang naik daun, akan tetapi spirit, pola pikir dan gaya hidup dia pun cukup menginspirasi banyak orang. Tidak ingin kehilangan kesempatan, kru Drug Free Youth (DFY) Indonesia meminta lelaki ramah ini berbincang singkat mengenai pandangan dia tentang "drugs". Yas berpandangan bahwa gerakan anti narkoba di negeri kita terbilang "Stuck" atau jalan di tempat. Mari simak selengkapnya  petikan bincang-bincang DFY Indonesia dengan Yas Budaya berikut ini.

(DFY): ‎​Pandangan lo tentang gerakan anti narkoba di Indonesia gimana sih? Apa ada kemajuan atau kemunduran?

(Yas): ‎​Stuck kalo kata gua sih

(DFY): Oh ya? kenapa?

(Yas): Dengan slogan gerakkan anti narkoba...itu bisa bermakna ganda buat gua kalo dengernya  Satu, Saklek kalo ini suatu gerakkan yang kaku dan membenci pemakai dan pengguna, Dua, sesuatu yang baku dan menurut gua hanya penjelasan bahwa "Hei kita gak suka narkoba"

(DFY): Hmm, then?

(Yas): ‎​Makanya gua bilang gerakkan yang kongkrit adalah gerakkan yang terasa atau tercoleki oleh orang umum disekitarnya baik itu masyarakat umum, colekan seperti apa itu yang kurang ditunjukkan oleh gerakkan-gerakan anti narkoba yang ada di Indonesia. ‎​Karena orang Indonesia punya adat yang bagus "selalu mendengar dan bisa dengan mudahnya untuk lupa"

(DFY): ‎​Menurut lo, usaha bagus yang lo bisa lakuin as youth people apa?

(Yas): ‎​Youth by youth. Maksud gua adalah siapakah yg didekati,contohnya anak muda yang pernah menggunakan narkoba atau bahkan masih menggunakan narkoba, diberi pendekatan oleh anak muda atau anak muda mantan pengguna karena cenderung kita berbicara anak muda yang mudah mencoba ini dan itu.

(DFY): Community therapy?

(Yas): Ya. Mereka tidak akan mendengarkan apa yang dibilang oleh orang-orang tuanya tentang larangan penggunaan narkoba apalagi yang udah make bakal tutup kuping kecuali akhlaknya kuat dan sangat menghargai orang tuanya.  ‎​Contohnya gua pernah kecelakaan pake motor dan kaki gua patah, suatu hari ada yang mengalami hal yang sama gua cerita kalo ngebut itu kadang bahaya banget, dia bakalan dengerin karena gua ngalaminnya dan gua tukang ngebut juga.

(DFY): Hoosaahh, give em your last words, Sir

(Yas): ‎​Last word : for Drug Free Youth, Rangkul semua orang yang ada disekitarmu khususnya pengguna. kasih contoh yang bagus, tanpa disadari manner yang bagus bakalan jadi motivasi buat orang yang terpuruk karena kita merangkul mereka. PMA always!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar